Bagaimana merespon sikap orang lain yang mendadak mendiamkan kita, menghapus kontak, melakukan blocking dan merubah sikapnya secara radikal?
Dalam bersikap terhadap orang lain, tidak semua orang mau dan tahu bagaimana mengungkapkan perasaannya, sehingga mereka akhirnya mengambil keputusan relatif “mudah” dengan cara ghosting, blocking, keluar ruangan, menggebrak meja, memaki-maki, mendadak “mute” dan sikap-sikap negatif lainnya.
Hal itu merupakan wujud dari perasan negatifnya sekaligus rasa frustasi karena tidak paham bagaimana seharusnya bereaksi positif. Ketika kita mampu memahami sudut pandang ini, saya berharap bahwa kita menjadi lebih “lunak” dalam merespon atau bereaksi terhadap sikap orang lain seputar hal ini.
Pertanyaannya kemudian, berapa lama? Well, sampai kemudian mereka memutuskan untuk kembali mau berhubungan dengan kita. So, let go saja, beri mereka ruang untuk memikirkan sikapnya dan menimban relasinya dengan kita.
Lihat juga artikel lainnya :
- Mengatasi Kesan Pertama yang Kurang Baik – Cara memperbaiki dan menata ulang kesan pertama agar komunikasi berikutnya lebih efektif.
- Saat Orang Tak Mau Kalah dalam Bicara – Pendekatan agar percakapan tetap seimbang ketika lawan bicara ingin selalu menang.
- Kenapa Orang Terlihat ‘Play Victim’ – Penjelasan tentang bagaimana perilaku suka terlihat sebagai korban bisa terbaca oleh orang lain.
